
kata batik berasal dari bahasa jawa yaitu "Amba" yang artinya Nulis dan kata kedua "nitik" kalau ga salah mengartikan adalah titik.... sedangkan devinisi batik yg di bilang oleh tante Wiki (wikipedia) adalah teknik pembuatan corak (menggunakan canting atau cap) dan pencelupan kain menggunakan bahan perintang warna corak "malam" (wax) yg di aplikasikan di kain.
seharian ini masyarakat indonesia di bisikkan dengan bahasan tentang batik. itu semua di karenakan bahwa hari ini UNESCO meresmikan bahwa Batik merupakan warisan peradaban dunia dari indonesia.. siang hari tadi banyak masyarakat indonesia banyak yang memakai baju batik, sebagai rasa bangga karena telah di resmikannya batik sebagai warisan budaya indonesia.. karena beberapa waktu yang lalau terjadi kontroversi tentang asal-muasal batik, bahkan negara tetangga (Malaysia)dengan terang-terangan mengakui bahwa batik berasal dari dia... Aneh, padahal tatnte Wiki telah menjelaskan bahwa kata batik itu berasal ari bahasa jawa, kok dengan beraninya Malay ngaku2....!!! (malu donk...) ups, ngapain juga kita ngomongin malaysia, ga da untungnya....!!!!
Dengan di resmikanya Batik sebagai budaya indonesia, maka kita sebagai generasi penerus.. harus melestarikan batik..saat ini di indonesia semakin sedikit pengrajin batik manual... batik2 di indonesia kebanyakan di produksi oleh mesin....
Pengrajin batik manual membutuhkan waktu yg relatif lama buat mendesain batik.. bahakan menurut pengrajin batik asal madura, untuk mendesain batik yg bagus dan diatas kain sutra butuh waktu 9 bulan untuk menyelesaikanya...M
mari, budayakan batik... besok makai batik lagi ah.......!!!!!!!
Lencana Facebook
Jumat, 02 Oktober 2009
BATIK
Diposting oleh aRief HaDeYe di 22.46 0 komentar
Selasa, 05 Agustus 2008
PESAN DARI IBU....
oleh : andrie wongso
Suatu hari, tampak seorang pemuda tergesa-gesa memasuki sebuah restoran karena kelaparan sejak pagi belum sarapan. Setelah memesan makanan, seorang anak penjaja kue menghampirinya, "Om, beli kue Om, masih hangat dan enak rasanya."
"Nggak, Dik. Saya lapar mau makan nasi saja," kata si pemuda menolak. Sambil tersenyum si anak pun berlalu dan menunggu di luar restoran.
Melihat si pemuda telah selesai menyantap makanannya, si anak menghampiri lagi dan menyodorkan kuenya. Si pemuda, sambil beranjak ke kasir hendak membayar makanan berkata, "Tidak, Dik. Saya sudah kenyang."
Sambil berkukuh mengikuti si pemuda, si anak berkata, "Kuenya bisa buat oleh-oleh pulang, Om."
Dompet yang belum sempat dimasukan ke kantong pun dibukanya kembali. Lalu, dikeluarkan dua lembar ribuan dan si pemuda menyodorkan kepada si anak penjual kue. "Saya tidak mau kuenya. Uang ini anggap saja sedekah dari saya."
Dengan senang hati si anak itu menerima uangnya dan bergegas keluar restoran. Lalu, ia memberikan uang itu kepada pengemis di depan restoran. Merasa heran dan sedikit tersinggung, si pemuda menegur si anak penjual kue, "Hai, Adik Kecil, kenapa uangnya kamu berikan kepada orang lain? Kamu berjualan kan untuk mendapatkan uang? Kenapa setelah uang ada di tanganmu malah kamu berikan ke orang lain?"
"Om, jangan marah ya. Ibu saya mengajarkan kepada saya untuk mendapatkan uang dari usaha berjualan, bukan dari mengemis. Kue-kue ini dibuat oleh Ibu saya sendiri dan Ibu pasti akan sedih dan marah jika saya menerima uang dari Om bukan dari hasil menjual kue. Tadi Om bilang, uang sedekah, maka uangnya saya berikan kepada pengemis itu."
Si pemuda merasa takjub dan menganggukkan kepala tanda mengerti. "Baiklah, berapa banyak kue yang kamu bawa? Saya borong semua untuk oleh-oleh." Si anak pun segera menghitung dengan gembira.
Sambil menyerahkan uang si pemuda berkata, "Terima kasih Dik atas pelajaran hari ini. Sampaikan salam saya kepada ibumu." Walaupun tidak mengerti tentang pelajaran apa yang dikatakan si pemuda, dengan gembira diterimanya uang itu sambil berucap, "Terima kasih, Om. Ibu pasti akan senang sekali, hasil kerja kerasnya dihargai dan itu sangat berarti bagi kehidupan kami."
Pembaca yang budiman.
Dari hasil didikan seorang ibu yang luar biasa, lahirlah anak yang hebat! Walaupun mereka miskin harta tetapi mereka kaya mental! Menyikapi kemiskinan bukan dengan mengemis dan minta belas kasihan dari orang lain tetapi dengan bekerja keras, membanting tulang. Karena sesungguhnya, KERJA ADALAH KEHORMATAN bagi setiap manusia!
Diposting oleh aRief HaDeYe di 22.13 0 komentar
Label: wacana
Senin, 04 Agustus 2008
GTA San Andreas, layakkah dimainkan anak2.......
Shobat, pernahkan anda main PS-2 atau anda mungkin sudah menjadi maniak PS..... Pernahkah anda main game GTA San Andreas...... dalam game tersebut tokoh utamanya adalah seorang anggota geng yang menjalankan misi2................
setelah di amati, game tersebut lebih banyak mengajarkan kekerasan bukanya kasih sayang, mwngajarkan merampok dan merampas bukan saling memberi, mengajar saling membunuh bukanya saling menolong............
Bagi para orang tua, amatilah permainan anak anda.......................
eh, tau tidak..... aku juga suka lho, main game GTA San andreas.......!!! He...he...he...
Diposting oleh aRief HaDeYe di 22.04 0 komentar
Label: wacana
Minggu, 20 Juli 2008
add.............
thanks for add me......
tolong add aku ya.......
jangan lupa, di add ya......
halo shobat, dah sering kan mendengar ungkapan2 seperti di atas.... mungkin ada bermacam2 jawaban di benak anda, bagi yang masih kurang akrab dengan dunia internet, mungkin belum pernah mendengan ungkapan di atas....tp lain halnya dengan para Friendster mania maupun para chatters, yang pasti mereka dah ga asing lagi dengan kata "add", entah mengerti atau tidak maksud dari kata add, yang penting di ungkapkan aja.....
dalam dunia Friendster, add berarti menambah teman, dalam chat juga hampir sama dengan di FS (sebutan buat Friendster) add berarti menambah nick/id baru.....
tp, pernahkan kawan2 sadari... apa sih sebenarnya add itu.... merupakan sebuah singkatan atau memang sebuah kosa kata...?
so, bagi kawan2 yang dah faham ttg arti add, jelasin donk.........
biar aku faham........
Diposting oleh aRief HaDeYe di 12.56 0 komentar
Label: wacana

