lokasi :
Jl. Raya Randuagung RUKO No. 07 Randuagung Kebomas Gresik
(depan kantor Satlantas / SLB "Kemala Bhayangkari" Gresik)
Diposting oleh aRief HaDeYe di 20.24 0 komentar
Label: info
Salam...
Shobatku semua........ sorry ya.. lama aku ga berkutat di internet....
jadi gubuk maya-ku juga terbengkalai, jadi kotor semua......
dan aku juga belum bisa ngisi perabotan (posting) lg..... masih blm ada bahan...
insYa Allah klu udah ada dana dan bahan perabotannya di tambah lg dech....
by : aRief hadeye
Diposting oleh aRief HaDeYe di 19.47 0 komentar
Label: bingung
Diposting oleh aRief HaDeYe di 11.17 0 komentar
Label: pulang
Menjelang 17 Agustus seperti sekarang ini, banyak kegiatan2 di sana-sini.... mulai dari tingkat RT sampai tingkat propinsi..... tidak ketinggalan, di kabupaten gresik sore tadi ada Karnaval Umum, yang pesertanya mulai dari perwakilan sekolah2, instansi2 pemerintahan, dan juga dari perwakilan industri.........
Start mulai depan kantor Bupati Gresik dan finish di Alun-alun Gresik..... jam 15.00 tdi di jalan protokol Gresik-surabaya rame banget, banyak peserta yang mengikuti karnabal tahun ini, dan pesertanya begitu kreatif dalam menghias mobil2 mereka.... berbagai macam kreasi ada dlm karnaval tadi..... bahkan kantor dinas Perikanan menggunakan kapal boot betulan dengan di hiasi jala para nelayan............
Wargapun begitu antusias dalam menyaksikan karnaval tersebut, terbukti di sepanjang sisi jalan yg terlewati iring2an mobil peserta, di situ banyak warga yg menonton............
Aku juga ikut nonton lho......................
Diposting oleh aRief HaDeYe di 16.51 0 komentar
Label: Story

Kemarin adalah tanggal 08 agustus 2008, dan pada hari itu angka Delapan sangat di spesialkan. Banyak masyarakat yang percaya kalau angka delapan itu angka yang membawa hoki.... Makanya, pada tanggal itu banyak masyarakat yang melangsungkan berbagai macam acara..... Mulai acara pertunanagan sampai acara pernikahan.
Banyak yang mengatakan kalau angka delapan adalah angka keberuntungan, karena di lihat dari bentuknya yang unik, yaitu menyambung tanpa putus....
Tapi, itu semua kembali pada diri kita masing-masing.... percaya atau tidak engan hal2 yang begituan,.......
Kalau aku pribadi, aku ga percaya....................
eh.....
Shobat, btw pada tanggal 09-09-09 meriah juga ga........????????
Ya......... tunggu aja....................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Diposting oleh aRief HaDeYe di 19.30 1 komentar
Label: Story
Cerita seorang pemuda tampan, Iqbal, anak seorang pengusaha kaya raya yang bengal, tukang mabuk, dan suka berkelahi. Ayahnya, Daeng Abdilah adalah seorang pengusaha sukses yang sangat sibuk sehingga jarang memperhatikan anaknya. Satu-satunya orang yang memperhatikan adalah ibunya, Dewi. Itulah sebabnya Iqbal sangat menghormatinya.
Suatu hari Iqbal pulang dalam keadaan sangat mabuk sehingga dengan tidak sadar telah mendorong ibunya dari atas tangga hingga menyebabkan ibunya koma. Pemuda berandal yang selama ini tidak pernah menangis, saat itu juga menangis sejadi-jadinya sambil memohon kepada Allah keselamatan ibunya. dan ternyata Allah masih memberikan kesembuhan.
Setelah kejadian itulah Iqbal mendapat hidayah, sesuai dengan ikrar nya kepada Allah SWT maka Iqbal memutuskan untuk belajar di pondok pesantren Tegal Jadin pimpinan Kyai Shidiq. Disanalah ia mencoba mencari Tuhan sekaligus ingin melupakan masa lalunya yang kelam. Tapi selama dua bulan dia tidak diajari apa-apa, hal ini tentu membuat Iqbal sangat kesal. Hingga suatu hari dia meluapkan amarahnya pada gadis cantik berkerudung, Iqbal memaki-maki gadis itu hingga menangis, sampai mengancam Iqbal untuk mengadukan pada ayahnya.
Dan ternyata gadis itu adalah Neng Aisyah yang merupakan cucu Kyai Shidiq. Hal ini membuat Iqbal sangat takut sehingga dia memilih kabur dari pesantren. Akhirnya Iqbal memutuskan ke Salatiga.
Dalam perjalanan dia bertemu dengan Khaura, gadis remaja berseragam SMA yang akhirnya menjadi teman baiknya. Dia juga bertemu dengan Pricilia gadis nasrani yang sangat tertarik dengan Islam. Di Salatiga Iqbal bertemu dengan pemulung bernama Ibu Jamilah yang mempunyai dua anak. Dari mereka lah Iqbal mengenal Islam dengan lebih baik, mereka mengajarkan Iqbal shalat, mengaji, dll. Setelah lama tinggal di rumah ibu Jamilah, Iqbal memutuskan untuk kembali ke pesantren Tegal Jadin. Disana dia akhirnya meminta maaf kepada Neng Aisyah hingga akhirnya hubungan mereka menjadi sangat akrab.
Terus Iqbal bertemu pula dengan gadis cantik bernama Siti Zainab yang membuat dia jatuh hati. Disaat bersamaan datang Pricilia dalam keadaan babak-belur karena dihajar keluarganya sendiri, yang akhirnya membuat hati Iqbal merasa iba.
Kedekatan Iqbal dengan beberapa wanita ini menyebabkan Iqbal berseteru dengan santri-santri lainyang menganggap Iqbal telah melanggar ajaran agama. Nah semakin rumitlah permasalahannya. Iqbal yang semula seorang berandal, dihadapkan pada nilai-nilai moral agama dan beberapa pilihan cinta. Cinta dan ajaran manakah yang akan dia pilih ...?
Saksikan film religius romantik ini di bioskop-bioskop kesayangan anda.
Diposting oleh aRief HaDeYe di 12.05 0 komentar
Label: Story
|
|